Mantan Anggota DPRD Bengkalis Dipanggil Polda Riau

Penulis : admin | Rabu, 29 Juli 2020 - 18:16 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Penyelidikan kasus dugaan perambahan hutan menyerat nama mantan anggota DPRD Bengkalis berinisial SP.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau, menjadwalkan memanggil SP untuk dimintai keterangan.

"Rencananya diperiksa hari ini di Ditreskrimsus," Kata Wadirkrimsus Polda Riau, AKBP Fribri Karpiananto, Rabu (29/07/2020).

Pemanggilan terhadap SP atas dugaan kasus perambahan hutan tidak terlaksana. Sebab, yang bersangkutan diketahui tidak hadir. "Saat ini masih dalam proses lidik," jelasnya.

Untuk diketahui, mantan anggota DPRD Bengkalis dari fraksi Golkar periode 2014-2019 itu dilaporkan dengan dugaan telah melakukan tindak pidana perambahan kawasan hutan seluas 500 hektar di wilayah Desa Petani, Kecamatan Mandau yang  kini masuk di kawasan Desa Buluh Manis, Kecamatan Batin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Lahan tersebut diduga dijadikan SP sebagai perkebunan kelapa sawit dengan umur tanaman saat ini telah berusia 8 tahun.

Perkebunan ini diduga juga tak mengantongi izin dari menteri. Ia juga dilaporkan dugaan telah melakukan pencucian uang.

Dengan dugaan tersebut, maka terlapor diduga telah melanggar Pasal 17 ayat (2) huruf a, b, c dan d Jo. pasal 92 ayat (1) huruf a jo. pasal 93 ayat (1) huruf a dan hurufb Undang undang 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Kemudian Pasal 2 ayat (l) huruf w Jo. Pasal 3 UU No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. [Red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :