Beda Kewenangan Dengan Disdik, PPDB Madrasah di Pekanbaru Pakai Jalur Online Awal

Penulis : admin | Senin, 29 Juni 2020 - 12:20 WIB

RDP - Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Kemenag dan Kepala Madrasah di Pekanbaru. Rapat mempertanyakan regulasi penerimaan siswa baru. | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat Madrasah baik MIN, MTsN dan MAN yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) berbeda dengan tingkatan PPDB dibawah Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru.

Diketahui hal itu, saat Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Kemenag Kota Pekanbaru dan seluruh kepala sekolah madrasah di semua tingkatan, Senin (29/06/2020).

Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Yasser Hamidy, yang memimpin jalannya rapat tersebut mengatakan, pihaknya ingin mendengarkan secara langsung bagaimana sistem PPDB yang ada di Kemenag.

Dari pemaparan Kemenang, Yasser mengatakan, ada perbedaan regulasi PPDB Kemenag dengan Dinas Pendidikan (Disdik). Persoalan yang dipertanyakan yakni masalah zonasi yang menjadi masalah saat ini.

"Kalau dari penjelasan Kepsek, penerimaan siswa baru melalui ujian online. Aturan dari regulasi pusat menetapkam begitu sehingga tidak sama dengan jalur disdik," Kata Yasser, kepada beritariau.com.

Kepala Bidang (Kabid) Ponpes Kemenag Kota Pekanbaru, Abdul Wahid, menyebutkan, PPDB atau di dalam istilah Kemenang santri dalam penerimaan siswa baru, ada regulasi yang telah diatur oleh Kemenag. Termasuk katanya, dalam sistem pendaftaran yang lebih dahulu dilakukan daripada PPDB dibawah Disdik.

"Regulasi inilah yang kadang membuat kalangan masyarakat bingung serta kecewa karena anak-anak mereka tidak bisa masuk ke MTsN maupun MAN," Kata Wahid.

Persoalan lain juga disampaikannya, madrasah dibawah Kemenag seperti MTsN dan MAN, saat ini kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB). Diketahui, saat ini jumlah MTsN dan MAN di Kota Pekanbaru sangat sedikit sementara gelombang antusias pendaftaran sangat besar.

"Dengan masalah itu, tidak mungkin sekolah MTsN dan MAN yang ada dikota Pekanbaru, bisa menerima semua siswa yang ingin masuk ke MTsN dan MAN," pungkasnya. [Bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :