Dikunjungi Iwan Bule, Stadion Utama Riau Terlihat Tak Terawat

Penulis : user | Kamis, 13 Februari 2020 - 16:43 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Stadion Utama Riau di Pekanbaru diproyeksi masuk dalam salah satu dari sebelas stadion yang dinominasikan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. PSSI dan FIFA akan memutuskan enam kota yang dipilih sebagai ‘host cities’ piala dunia yunior dua tahunan dengan 24 negara peserta itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat berkunjung ke Stadion Utama Riau, Kamis, 13 Februari 2020.

Namun, Stadion Utama Riau menyimpan sejumlah pekerjaan rumah. Kurangnya perawatan membuat stadion nan megah itu sulit untuk bersaing dengan stadion lainnya di Indonesia.

Dari bagian atas, terlihat plafon stadion yang banyak lepas. Begitu juga bagian rumput, yang sangat tidak mungkin untuk menyelenggarakan pertandingan internasional.

“Stadion Utama Riau ini sangat besar megah. Apalagi semua tempat duduknya sudah ‘single seat’. Namun butuh perawatan dan perbaikan pada beberapa sisi,” kata Iriawan didampingi Gubernur Riau Syamsuar.

Beberapa perbaikan yang disarankan antara lain perlunya loker di kamar ganti, area masuk lapangan bagi pemain agar berupa bidang miring dengan karpet untuk mengurangi risiko cedera, fasilitas penerangan dan termasuk rumput lapangan.

Stadion Utama Riau dibangun dalam rentang waktu 2009-2012 sebagai venue utama PON XVIII 2012, berkapasitas 44 ribu orang. Namun, begitu banyak masalah terjadi di stadion itu, termasuk terjerat korupsi PON XVIII. Kemudian, stadion itu juga baru lunas pada 2018.

Akibatnya, stadion itu  yang dibangun dengan investasi Rp 1,18 triliun itu hanya menjadi sarang berita bandit dan geng motor, meski pernah menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-22 2012 era Andik Vermansyah, Evan Dimas, dkk.

Selanjutnya, Iriawan juga berkunjung Rumbai Sport Centre, Pekanbaru, meninjau langsung dua kandidat lapangan pendukung yakni Stadion Kaharudin Nasution dan Lapangan Atletik Rumbai. Dari Rumbai, rombongan kemudian singgah menengok lapangan sepak bola SMP Negeri 6 Pekanbaru di Jl. Rumbai Km. 2,5.

Selepas tengah hari, rombongan PSSI dan Pemprov Riau melanjutkan inspeksi ke dua lapangan pendukung yakni Stadion Tiga Naga dan Stadion Mini Universitas Riau. 

Stadion Kaharudin Nasution merupakan kandang PSPS Riau di Liga 2, sementara Stadion Tiga Naga menjadi tempat gelaran Liga 3 Nasional sekaligus homebase Klub Sepak Bola Tiga Naga FC, yang musim ini promosi ke Liga 2.

Gubernur Riau Syamsuar didampingi Kadispora Pemprov Riau Doni Aprialdi mengapresiasi kedatangan Ketua Umum PSSI untuk membangkitkan persepakbolaan Riau.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Riau sangat berharap penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia termasuk mengikutsertakan Riau sebagai tuan rumah.

Selain dana APBD, perusahaan swasta seperti Riau Andalan Pulp and Paper menyatakan komitmennya untuk perbaikan sarana olahraga di Riau.

“Kami berharap lebih banyak partisipasi pihak swasta untuk berperan aktif dalam perbaikan berbagai fasilitas olahraga di Riau, sehingga Riau dapat terpilih sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 2021,” kata Gubernur Riau Syamsuar.

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :