Galeri Foto Hearing DPRD Pekanbaru

RDP Komisi II, Pengelola Plaza Sukaramai Nunggak Royalti Rp 700 Juta Ke Pemko Pekanbaru

Penulis : admin | Selasa, 21 Januari 2020 - 23:11 WIB

FOTO : Wakil GM PT MPP, Jeffry (Kiri Tengah Tiga) Menjelaskan Ke Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Dalam Perjanian Kontrak Kerjasama Baru Yang Direvisi  Pemko Hingga tahun 2045 mendatang.

Beritariau.com, Pekanbaru - Hampir 5 tahun pasca terjadinya kebakaran, kini pembangunan kawasan eks Plaza Sukaramai Pekanbaru yang sudah berganti nama menjadi Sukaramai Trade Centre (STC) masih terus digesa. Pasalnya pada bulan Mei mendatang, STC akan segera dioperasikan meski menuai pro dan kontra dikalangan pedagang. 

Komisi II DPRD Pekanbaru mengundang pihak PT Makmur Papan Permata (PT MPP) selaku pengelola STC serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru sebagai mitra kerja, Senin (20/01/2020). Dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Arwinda Gusmalina.

Menurutnya, pemanggilan terhadap pengelola  STC bertujuan untuk mengetahui secara pasti kapan STC akan beroperasi karena ditengah-tengah pedagang banyak keresahan mulai bermunculan.

FOTO : Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi SE MM (Ujung Tengah), Mempertanyakan Progres Kepastian Pedagang  Berjualan Di Lokasi Dalam Gedung.

"Ada yang minta beroperasi sebelum lebaran, ada sebagian lagi yang minta beroperasi setelah lebaran, mereka punya alasannya masing-masing. Kalau persoalan lain, tidak ada yang terlalu urgent lah,' Kata Arwinda, usai Rapat Dengar Pendapat.

FOTO : Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Bersama PT MPP Selaku Pengelola Eks Plaza Sukaramai (STC) Di Ruang Komisi.

Politisi dari PAN itu mengaku prihatin dengan nasib yang menimpa para pedagang  yang berjualan hampir 10 tahun lamanya di lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS). Termasuk masalah pembayaran royalti kepada Pemko Pekanbaru yang mengalami perubahan atau revisi terkait jumlah royalti yang dibayarkan pihak PT MPP kepada Pemko Pekanbaru sebagai pemilik lahan. 

FOTO : OPD Diperindag Kota Pekanbaru (Kanan Dua) Mmebuka Dokumen Perjanjian Kontrak Kerjasama PT MPP Pengelola eks Plaza Sukaramai Dengan Pemko Pekanbaru Terkait Royalti.

"Biaya royalti yang diterima hanya sekitar Rp 100 juta per tahun. Itupun menunggak selama 7 tahun, jumlahnya sekitar Rp 700 juta. Terhitung mulai tahun 2020 ini, jumlah royalti naik menjadi Rp 289 juta per tahun, akan direvisi pada tahun 2045 mendatang," tambah Arwinda.

FOTO : Wakil GM PT MPP, Jeffry(Jas Biru Muda) Menjelaskan Progres Pembangunan STC Dan Jumlah Kios Di Dalam STC Di Ruangan Komisi II DPRD Kota Pekanbaru.

Wakil GM PT MPP, Jeffry mengungkapkan dari pertemuan yang dilakukan, pihaknya menerima banyak masukan dari Komisi II DPRD Pekanbaru yang bertujuan agar para pedagang merasa nyaman dan aman berjualan di STC. Pihaknya berharap, proses pemindahan bisa segera dilaksanakan agar STC bisa beroperasi total.

FOTO : Wakil GM PT MPP, Jeffry (Kiri Tengah Tiga) Menjelaskan Ke Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Dalam Perjanian Kontrak Kerjasama Baru Yang Direvisi  Pemko Hingga tahun 2045 mendatang.

"Saat ini, progres pembangunan STC I sudah rampung sekitar 90 persen yang bisa menampung sekitar 1.700 pedagang. Para pedagang diharapkan agar bisa segera pindah ke bagian dalam STC, sehingga kawasan luar (lokasi TPS saat ini,red) bisa segera direnovasi. Jadi pedagang bisa berjualan dengan aman dan nyaman," ungkap Jeffry. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :