Berita Daerah : Pekanbaru | Dumai | Kampar | Siak | Pelalawan | Rokan Hulu | Rokan Hilir | Bengkalis | Inhil | Inhu | Kuansing | Meranti | 
Pria Beristri Di Kampar Hamili Pelajar Dibawah Umur [] : Proses Paw Anggota DPRD Riau Akan Diserahkan Ke Kemendagri [] : Toyota All New Yaris Diluncurkan [] : Tingkat Pengangguran Dan Angka Kemiskinan Di Riau Meroket [] : Penyampaian LKPJ Riau Pada DPRD Riau Berjalan Lancar [] : Pemko Pekanbaru Tak Memperhatikan Pusat Oleh-Oleh Khas Melayu [] : Terlibat 2 Kasus, Gunawan Ginting Berhasil Lolos Dari Polsek Tapung [] : Pemprov Riau Janji Akan Bangun kawasan Central Pengrajin Rotan Tahun 2014 [] : Diskop UMKM Riau Terus Berikan Pembinaan Pada Pengrajin Rotan RUmbai [] : Selain Arena Judi, Juga Tersedia Tarian Erotis dan Wanita Penghibur [] : Polda Riau Gerebek Judi Beromzet Miliaran Rupiah [] : BPK RI Segera Memeriksa Laporan Keuangan Daerah Kampar [] : Advertorial : Antisipasi ISPA, Pemda Pelalawan Bagikan Masker [] : Deadline LKPJ APBD Riau 2013 Sepekan lagi, DPRD Riau Tak Ada kabar [] : Bupati dan DPRD Rohul Tak Kunjung Sepakat Soal APBD 2014 [] : Pemerintah Akan Tingkatkan Minat Baca Masyarakat Pedesaan Di Riau [] : Brimob Tembak Ban Mobil Pengedar Ganja Bak Difilm Laga [] : Kapolres Kampar : Pentingnya Menjaga Silaturrahmi Dengan Warga [] : Polres Kampar Berikan Pelatihan Bhabinkamtibmas [] : Sebelum Ada PAW, Abu Bakar Sidig Tidak Akan Kembalikan Mobdin [] : BANI Memenangkan Bank Riau Kepri Atas Gugatan PT Waskita Karya [] : Tak Tahu Aturan, Gubernur Riau Didemo Ratusan Wartawan Riau [] : Kesbangpol Riau: Angka Golput Pilcaleg Diperkirakan Sangat Tinggi [] : Sejumlah Lelang Pemprov Riau Sudah Bisa Dilakukan [] : APBD Riau 2014 - Mendagri Peertemukan Gubri Dan Ketua DPRD Riau [] : Suyatno Gantikan Annas Pimpin Rohil [] : Pengurus Koperasi Tak Jelas, Masyarakat Tiga Desa Di Siak Gelar RAT Luar Biasa [] : Musda KNPI Siak Dinilai Tak Sah [] : Diskop UMKM Riau Tak Bisa Laksanakan Program [] : Gelapkan Fee HTR, Kepala Desa di Pelalawan Ditahan Polisi [] : Sejumlah Kepsek Di Kabupaten Kampar Dikukuhkan [] : Sekda Riau Tidak Tahu SBY Ambil Alih Penangan Kabut Asap [] : Aktifis Riau Tuntut SBY Tanggap Terhadap Kabut Asap Riau [] : SMA Air Tiris Kampar Dilalap Jago Merah [] : Polda Riau Incar Pimpinan PT NSP Tersangka Karhutla [] : 53.553 Warga Riau Sakit Karna Asap [] : Pengprov Perbasasi Riau Kirim Atlit Seleksi Timnas [] : Mengintip Caleg Di Kota Pekanbaru Yang Tak Patuh Aturan [] : Dua Kasat dan Tiga Kapolsek di Polres Kampar Diganti [] : Oknum Kades Di Kampar Tilap Uang 100 Juta Buat Kandang Ayam [] :
Berita Terkini


    07 March 2013 04:31 WIB

    Sidang Lanjutan Izin Galian C : Hakim PTUN Minta Bupati Kampar Tak Arogan
Sidang Lanjutan Izin Galian C : Hakim PTUN Minta Bupati Kampar Tak Arogan

Beritariau.com, Kampar  - Sidang lanjutan pemeriksaan perkara penerbitan Izin Usaha Penambangan (IUP) Galian C di Desa Terantang, Kecamatan Tambang dari Bupati Kampar  kembali di gelar Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Rabu 06 Maret 2013 diwarnai aksi debat antara kedua belah pihak. Akibatnya, Ketua Majelis Hakim Guruh Jaya Saputra meminta Bupati Kampar Jefri Noer menyuruh pengusaha Galian C agar kooperatif dan mengurangi arogansinya dalam menyampaikan materinya.

 

"Kalau pihak yang ini arogan dan pihak yang ini arogan, bisa mengganggu sidang nanti," ujar Guruh kepada para pihak dalam sidang yang disaksikan puluhan warga Terantang yang hadir.

 

Sidang tersebut merupakan kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menyampaikan eksepsi terhadap materi gugatan. Karena jalannya sidang mulai terlihat panas, Hakim pun meminta agar kedua belah pihak saling menahan emosi.

 

Sebelumnya dalam sidang, kuasa pihak tergugat yang diwakilkan oleh Irsyadul Afkari dari Bagian Hukum Setdakab Kampar menyerahkan berkas eksepsi dan jawaban kepada majelis hakim. Dalam eksepsinya, Pemkab Kampar menilai bahwa gugatan yang diajukan oleh Mudahar Datuk Godang selaku Pucuk Persukuan Domo Tambang dan kawan-kawan tidak memiliki kompetensi.

 

"Gugatan terhadap pencemaran lingkungan akibat penambangan batu dan pasir adalah gugatan perwakilan kelompok, hanya dapat diajukan pada Pengadilan Negeri bukan PTUN," ujar Kepala Bagian Hukum Tarmizi sebagaimana tertulis dalam eksepsi yang disampaikan Irsyadul.

 

Pemkab melalui Tarmizi berdalih, Bupati Kampar berwenang mengeluarkan keputusan berupa penerbitan IUP sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Bahkan, Pemkab mengklaim telah mendapat rekomendasi dari Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat seperti dituangkan dalam Berita Acara tanggal 28 Mei 2012 serta disetujui oleh aparat Pemerintah Desa Terantang agar memberikan IUP kepada pemohon izin atas nama Omar Yudisira.

 

"Agar tanah ulayat menjadi produktif dapat diberikan pola kemitraan pada pihak ketiga," tulis Tarmizi dalam eksepsi. Lebih anehnya lagi, hasil musyawarah Ninik Mamak telah merekomendasikan Pulau Botiong sebagai lokasi Galian C diserahkan kepada investor. Dimana, pengusaha harus membayar biaya manajemen sebesar Rp. 2.500 per kubik untuk kerikil dan Rp. 2.000 per kubik untuk pasir.

 

Sidang akhirnya ditunda dan dilanjutkan kembali pada Rabu 13 Maret 2013 depan dengan agenda menyampaikan replik dari pihak penggugat. [man]


No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.